Thursday, December 2, 2010

Tips Membuat Undangan Pernikahan



Saat Anda ingin mengadakan pesta pernikahan, maka satu hal yang harus jauh-jauh hari Anda siapkan adalah undangan pernikahan.

Setidaknya dua bulan sebelum pelaksaaan pesta pernikahan berlangsung. Ini memang satu faktor penentu keberhasilan pesta pernikahan yang Anda buat, karena tamu akan tahu secara persis, terutama mengenai siapa yang menikah, tempat dan hari pelaksanaan.

Biasanya, undangan pernikahan dibuat dengan media kertas, karena dianggap paling efektif dan efisien untuk mengabarkan berita gembira ini. Meski, saat ini sudah mulai muncul undangan dalam bentuk elektronik, seperti via CD, maupun internet.

Sebelum Anda memesan undangan pernikahan, yang perlu Anda lakukan adalah menentukan desainnya. Anda bebas menuangkan ide Anda, baik dari warna, ukuran, bentuk, jenis tulisan, kata-kata, foto, dan sebagainya.

Cobalah berinovasi, atau menyerahkan hal ini pada ahlinya. Pastinya Anda menginginkan undangan yang Anda bagikan nanti terkesan unik dan eksklusif, bukan?

Berikut beberapa poin yang bisa Anda gunakan :

Warna

Dari sisi ini, dengan memilih warna hitam putih pun, sebenarnya bisa menghasilkan nuansa eksklusif dan klasik, asalkan ditangani oleh desainer yang piawai.

Bentuk

Masalah bentuk juga akan berpengaruh dalam proses pengerjaan desain undangan pernikahan Anda. Semakin rumit bentuk undangan, maka harganya pun akan semakin mahal.

Material/ bahan

Harga undangan pernikahan Anda akan tergantung dari bahan bakunya. Misalnya saja, jenis kertas, apakah Anda memakan kertas local atau import (fancy). kemudian jenis tinta, apakah Anda memakai tinta biasa atau khusus. Demikian pula dengan jumlah warna yang Anda gunakan, satu, dua, tiga atau empat (full-colour) warna. Terakhir adalah tingkat kesulitan pengerjaan, apakah Anda menginginkan hard/soft cover, doff/glossy/UV, emboss, hotprint. Semua poin yang disebutkan akan memegaruhi harga undanga yang Anda pesan.

lemen Pendukung

Nah, saat memesan undangan pernikahan, biasanya Anda akan mendapatkan elemen pendukungnya sekaligus. Diantaranya adalah amplop, kertas label, ucapan terimakasih, bahkan buku tamu. Elemen pendukung ini juga menentukan harga undangan, karena pengerjaannya bersamaan dengan undangan, setidaknya menggunakan kertas yang sama dengan yang dipakai untuk undangan.

Oh ya, setelah memesan, biasanya Anda akan ditunjukkan contoh atau dummy hasil undangan pernikahan. Pada saat itulah, Anda harus memeriksa dengan baik undangan tersebut, jangan sampai ada kekeliruan nama, alamat, maupun tanggal. Jika salah sedikit, maka informasi yang diterima oleh tamu akan berbeda dari yang sesungguhnya, dan bisa berakibat fatal jika terjadi kekeliruan pencantuman tanggal pelaksanaan, tanpa adanya koreksi dari Anda sebelumnya.

Untuk menghindari salah cetak, cobalah untuk mengkonsultasikan urusan undangan pernikahan dengan kedua pihak keluaga mempelai. Supaya tidak membingungkan, Anda perlu mencantumkan nama panggilan kedua calon mempelai, sehingga para tamu tidak salah mengenali pengirim undangan. Terakhir, hal yang tidak kalah penting adalah denah lokasi pernikahan. Apalagi jika lokasi pesta di rumah atau tempat yang kurang familiar, maka denah akan memudahkan tamu untuk mendatangi tempat pernikahan.

sumber: kerockan.blogspot

No comments:

Post a Comment